Giri Menang, www.kpu-lombokbaratkab.go.id – Setelah kemarin (12/2) Tiga Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat telah ditetapkan sebagai Pasangan Calon yang akan berkompetinsi pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Tahun 2018. Kini KPU Kabupaten Lombok Barat melakukan acara “Rapat Pleno Terbuka Pengundian Nomor Urut dan Deklarasi Pilkada Damai Berintegritas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Tahun 2018” dimana acara ini dilakukan di Bencingah Agung, Giri Menag Gerung pada hari Selasa (13/2/2018) yang dihadiri oleh masing-masing Paslon, Partai Pengusung dan pendukungnya dengan jumlah maksimal 150 orang. Selain dihadiri oleh para pendukung pasangann calon, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekda Lobar, Kapolres Lobar, Kapolres Mataram, Dandim 1606 Lobar, Sekretaris KPU NTB, Anggota KPU Lombok Utara, Anggota KPU Lombok Tengah, Kepala Dinas dan Instansi, Panwas, Camat se-Lobar dan beberapa undangan lainnya.

Dalam penentuan Nomor urut akan ditentukan setelah melakukan 2 kali peroses pengambilan nomor, diman pengambilan nomor pertama merupakan pengambilan nomor urut antrian untuk peroses pengambilan nomor urut berikutnya. pengambilan nomor kedua merupakan pengambilan nomor urut yang akan dipakai oleh masing-masing paslon pada kampanye dan pada Surat Suara.

Setelah dilakukan pengambilan nomor urut kedua oleh masing-masing Paslon, KPU Lobar mendapatkan dan menetapkan Paslon dengan nomor urut :

  1. Paslon H.M. IZZUL ISLAM, S.Mn. dan TGH. KHUDARI IBRAHIM, Lc., MH (ZUL-KHAIR) mendapatkan Nomor Urut 1 (Satu)
  2. Paslon NAUVAR FURQONY FARINDUAN, SH., MBA. dan TGH. MUAMMAR ARAFAT, SH., MH (F1) mendapatkan Nomor Urut 2 (Dua)
  3. Paslon H. FAUZAN KHALID, S.Ag., M.Si. dan Hj. SUMIATUN (ZAITUN) mendapatkan Nomor Urut 3 (Tiga)

Setelah penetapan nomor urut masing-masing paslon, dilanjutkan langsung dengan penandatanganan Deklarasi Pilkada Damai Berintegritas.

Keseluruhan prosesi Acara ini berlangsung aman terkendali karena jumlah pendukung masing-masing pasangan calon yang dibatasi memasuki tempat acara hanya 150 orang pendukung masing-masing Paslon dan harus menunjukkan kartu identitas khusus yang telah disiapkan oleh KPU Lombok Barat sebelumnya. Sementara para pendukung lainnya hanya boleh berada di luar area tempat acara yang telah ditentukan oleh aparat keamanan. Selain itu kesigapan anggota Polri dan TNI serta Pol PP harus diapresiasi karena kesigapan mereka. (Humas KPU Lobar)